{"id":5842,"date":"2018-11-23T08:51:41","date_gmt":"2018-11-23T01:51:41","guid":{"rendered":"http:\/\/stimata.ac.id\/?p=5842"},"modified":"2020-10-14T14:55:59","modified_gmt":"2020-10-14T07:55:59","slug":"kuliah-tamu-cyber-security","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/kuliah-tamu-cyber-security\/","title":{"rendered":"Kuliah Tamu \u201cCyber Security\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p>Dunia saat ini yang serba digital memiliki keamanan yang\nrentan. Kemajuan teknologi yang pesat, baik hardware maupun software menuntut\nmanusia sebagai pemakai teknologi tersebut untuk mengadopsinya. Namun adopsi\nteknologi terbaru tidak diikuti dengan pengetahuan yang mendetail terkait\nteknologi tersebut, khususnya terkait keamanan yang harus diperhatikan dan\ndibangun seiring adopsi sebuah teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kampus STIMATA melihat kondisi tersebut dan salah satu\nupayanya adalah dengan mengundang Dr. rer. nat. I Made Wiryana, S.Si., S.Kom.,\nM.Sc, seorang pakar bidang keamanan (cyber security) yang sudah dipercayai\nmenangani berbagai sistem keamanan di pemerintahan Indonesia. Beliau kami\nundang untuk mengisi acara Kuliah Tamu \u201cCyber Secuity\u201d yang berlangsung pada\ntanggal 8 Oktober 2018.<\/p>\n\n\n\n<p>Kuliah tamu \u201cCyber Security\u201d dihadiri lebih dari 150\npeserta, baik mahasiswa STIMATA, mahasiswa dari kota Malang, bahkan mahasiswa\ndari kota Sidoarjo. Ruangan yang hanya berkapasitas 125 orang menjadi penuh\nsesak. Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan pemateri terkait cyber\nsecurity.<\/p>\n\n\n\n<p>Pak I Made Wiryana menerangkan bahwa tren cyber security saat ini adalah HOAX dan HYPE, masyarakat harus mampu untuk selektif dalam menerima informasi yang datang melalui berbagai media, baik media massa, media online bahkan media sosial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia saat ini yang serba digital memiliki keamanan yang rentan. Kemajuan teknologi yang pesat, baik hardware maupun software menuntut manusia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":5851,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[78],"tags":[483,81,384,466],"class_list":["post-5842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","tag-cyber-security","tag-kampus-it","tag-kampus-merdeka","tag-kuliah-tamu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5852,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5842\/revisions\/5852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stimata.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}